-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita


Dandim Lampung Utara Dorong Sinergi KDKMP dan MBG dalam Rapat Koordinasi Koperasi Merah Putih di Tulang Bawang Barat

Rabu, 28 Januari 2026 | Januari 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-28T08:34:37Z



Oleh: Prasetyo Budi

Tulang Bawang Barat — Komandan Kodim (Dandim) Lampung Utara mengungkapkan pentingnya sinergi antara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam acara Rapat Koordinasi Koperasi Merah Putih yang digelar di Aula Kantor Bupati Tulang Bawang Barat, belum lama ini.

Dalam forum koordinasi tersebut, Dandim menegaskan bahwa KDKMP dan MBG merupakan dua program strategis nasional yang memiliki keterkaitan erat dan harus dijalankan secara terintegrasi. Saat ini, kata dia, tengah diupayakan penyusunan aturan main yang jelas dan terstruktur agar kedua program tersebut dapat saling menguatkan, khususnya dalam aspek pemenuhan kebutuhan pangan MBG.

Salah satu skema yang sedang dibahas adalah memprioritaskan seluruh kebutuhan bahan pangan dan logistik program MBG berasal dari koperasi yang telah memenuhi persyaratan kelembagaan, kualitas, dan kapasitas distribusi. Dengan kebijakan tersebut, koperasi tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi diposisikan sebagai aktor utama dalam rantai pasok program nasional.

“Jika kebutuhan MBG dipenuhi oleh koperasi yang siap dan memenuhi standar, maka koperasi akan memiliki pasar yang jelas, pasti, dan berkelanjutan. Ini akan membuat koperasi berjalan sehat dan profesional,” ungkap Dandim dalam rapat tersebut.

Lebih lanjut disampaikan, sinergi ini akan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi desa. Koperasi yang kuat akan menjadi penggerak utama ekonomi lokal, sekaligus menyalurkan hasil produksi petani, peternak, dan pelaku usaha desa yang tergabung sebagai anggota koperasi.

Dalam konteks persaingan usaha, penguatan koperasi juga dinilai strategis untuk menghadapi dominasi ritel modern yang telah menjangkau hingga pelosok desa. Selama ini, konsumen ritel modern di desa sejatinya adalah masyarakat desa itu sendiri. Dengan koperasi yang dikelola profesional dan didukung program nasional, arus belanja masyarakat diharapkan kembali ke lembaga ekonomi milik bersama.

Keunggulan koperasi desa terletak pada kepemilikan kolektif dan pembagian keuntungan melalui Sisa Hasil Usaha (SHU). Setiap transaksi di koperasi bukan sekadar aktivitas konsumsi, melainkan kontribusi langsung terhadap kesejahteraan anggota dan pembangunan ekonomi desa.

Rapat Koordinasi Koperasi Merah Putih ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi antar pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, TNI, hingga pengelola koperasi. Sinergi KDKMP dan MBG diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga menciptakan multiplier effect ekonomi dan memperkuat kemandirian desa.

Dengan dukungan regulasi yang kuat, pendampingan berkelanjutan, serta partisipasi aktif masyarakat, koperasi desa diyakini mampu menjadi tulang punggung ekonomi lokal dan pilar utama pembangunan desa berkelanjutan.

Tag Terpopuler

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update