QBeritakan.id | Tulang Bawang Barat
Komitmen membangun budaya membaca di kalangan generasi muda terus diperkuat. ARUN Tulang Bawang Barat bersama Griya Baca menggagas Festival Literasi Tulang Bawang Barat 2026, sebuah gerakan literasi yang mengusung tema "Festival Literasi untuk Generasi Cerdas dan Berkarakter" dengan slogan "Satu Bulan Membaca, Seumur Hidup Berkarya."
Festival ini dirancang sebagai upaya meningkatkan minat baca sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan komunikasi peserta didik di tengah tantangan era digital yang dinilai turut memengaruhi budaya membaca masyarakat.
Gerakan Literasi Selama Satu Bulan
Berdasarkan proposal kegiatan, Festival Literasi akan berlangsung selama 30 hari. Peserta diajak membaca buku yang telah ditentukan, kemudian menyusun resensi dan mempresentasikan hasil pemahaman mereka di hadapan dewan juri.
Peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA. Setiap sekolah diharapkan mengirimkan sedikitnya dua perwakilan sebagai bentuk pemerataan kesempatan mengikuti kegiatan.
Puncak Acara Digelar pada Hari Sumpah Pemuda
Panitia menjadwalkan babak final sekaligus pengumuman pemenang pada 28 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Pada hari puncak, sepuluh finalis terbaik akan mempresentasikan hasil resensi buku secara langsung di hadapan dewan juri. Selain itu, panitia juga akan menggelar lomba menggambar bagi anak-anak tingkat taman kanak-kanak sebagai bagian dari rangkaian kegiatan literasi.
Bangun Ekosistem Literasi
Penggagas kegiatan, Prasetyo Budi, dalam proposal menyampaikan bahwa festival ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi diharapkan menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, sekolah, komunitas, hingga keluarga dalam membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan.
Menurutnya, kebiasaan membaca merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang cerdas, kreatif, berkarakter, serta mampu bersaing menuju Indonesia Emas 2045.
Target Tingkatkan Minat Baca
Melalui festival ini, panitia menargetkan peningkatan kemampuan literasi peserta didik, mulai dari memahami informasi, berpikir kritis, menyampaikan gagasan, hingga membangun karakter yang mandiri dan berintegritas.
Program ini juga diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, komunitas literasi, dunia usaha, serta masyarakat dalam mendukung Gerakan Literasi Nasional.
Butuh Dukungan Berbagai Pihak
Untuk menyukseskan pelaksanaan kegiatan, panitia memperkirakan kebutuhan anggaran sebesar Rp178.425.000. Pendanaan direncanakan berasal dari pemerintah daerah, sponsor, program CSR perusahaan, serta dukungan berbagai mitra. Panitia juga membuka peluang kerja sama sponsorship dengan beberapa kategori, mulai dari Bronze hingga Platinum Sponsor.
Festival Literasi Tulang Bawang Barat 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam menumbuhkan budaya membaca yang berkelanjutan serta melahirkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
