LIVE NEWS
BREAKING NEWS
Ikuti kabar terbaru QBeritakan.id hari iniBerita Nasional • Daerah • Politik • Ekonomi • Hukum
Lihat Semua

lisensi

Iklan

PB-AGROSMART Logo
Dokter Tanaman Digital

Bertani Lebih Mudah <span>Tanpa Khawatir!</span>

Diagnosis semua hama & penyakit tanaman makin gampang serta anjuran penanganan tepat.

Coba Sekarang → #YukPetaniMaju
Prasetyo Budi
Sabtu, 26 Agustus 2023, Agustus 26, 2023 WIB
Last Updated 2023-08-25T17:02:18Z
Akses Jalan Kepulauan MentawaiGubernur SumbarKep. MentawaiKepulauan MentawaiPembangunanSumatera Barat

Gubernur Mahyeldi Tegaskan Akses Jalan Penting untuk Perekonomian Warga di Bumi Sikerei

Advertisement
 

QBeritakan.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) terus berupaya meningkatkan akses jalan untuk memacu pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Terbaru, Gubernur Mahyeldi Ansharullah meninjau pengerjaan jalan long segment Kantor Camat Sipora Utara - Dusun Berkat sepanjang 5,9 kilometer (KM), Kamis (24/08/2023).

"Dalam kunjungan kerja ke Mentawai kali ini, kita ikut meninjau pengerjaan penanganan long segment Jalan Kantor Camat - Dusun Berkat. Ini salah satu dari dua ruas jalan yang berstatus jalan provinsi di Mentawai. InsyaAllah dalam tahun ini bisa selesai," ucap Gubernur Mahyeldi.

Peningkatan akses jalan yang dilakukan di Mentawai, sambung Gubernur, adalah bagian dari upaya Pemprov Sumbar untuk terus memacu perekonomian di Bumi Sikerei. Sebab, dengan akses jalan yang baik, masyarakat pun dapat membangun rumah dan pertokoan di sisi kiri dan kanan jalan untuk menunjang perekonomian rumah tangga masing-masing.

"Pemerataan jalan di Kabupaten Mentawai sangat penting. Terlebih, Bandar Udara Mentawai juga akan segera beroperasi. Sehingga, peningkatan akses-akses transportasi akan sangat berdampak pada perekonomian masyarakat," ucapnya lagi.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat, Adratus Setiawan merincikan, penanganan long segment Jalan Kantor Camat - Dusun Berkat menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp14 miliar lebih. Pengerjaan diperkirakan dapat tuntas pada Bulan Desember tahun 2023.

"Penanganan long segment ini sepanjang 5,9 KM, terdiri dari penanganan efektif sepanjang 2,75 km, dan sisanya itu pemeliharaan rutin. InsyaAllah bisa kita tuntaskan akhir tahun ini," ucap Adratus. (*)