LIVE NEWS
BREAKING NEWS
Ikuti kabar terbaru QBeritakan.id hari iniBerita Nasional • Daerah • Politik • Ekonomi • Hukum
Lihat Semua

lisensi

Iklan

PB-AGROSMART Logo
Dokter Tanaman Digital

Bertani Lebih Mudah <span>Tanpa Khawatir!</span>

Diagnosis semua hama & penyakit tanaman makin gampang serta anjuran penanganan tepat.

Coba Sekarang → #YukPetaniMaju
QBeritakan.com
Rabu, 08 Maret 2023, Maret 08, 2023 WIB
Last Updated 2023-03-08T11:13:29Z
ASuransi PertanianBerita NasionalBreaking NewsPertanian

Cukup Bayar Rp37 Ribu Daftar Asuransi Antisipasi Kerugian Petani Akibat Banjir

Advertisement


QBeritakan.com - Bencana Alam Berupa banjir acapkali menimbulkan kerugian bagi berbagai pihak yang terdampak, terutama bagi petani, hal tersebut sering sekali terjadi sehingga membuat kerugian yang tak sedikit bagi seorang petani.

Dalam Hal ini Untuk mengantisipasi bencana banjir, Kementrian Pertanian (Kementan) menyarankan petani untuk mengasuransikan sawahnya.

Hal tersebut disarankan karena kondisi cuaca hujan yang sedang tidak menentu dampak perubahan iklim global sehingga beresiko menghambat produksi.

“Pemerintah telah memberikan subsidi asuransi pertanian sebesar 80 persen. Sehingga petani hanya tinggal membayar 20 persen premi sisanya,” kata Direktur Jendral Tanaman Pangan Kementan, Suwandi.

Dengan begitu, petani hanya perlu membayar asuransi sawah sebesar Rp37 ribu aja untuk satu musim hingga masa panen.

“Nanti kalau gagal panen bisa klaim 60 juta per hektar itu,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Ia mengungkapkan setiap tahunnya ada sekitar satu juta hektar sawah yang mendaftar asuransi tanaman padi. Sedangkan untuk terus mendorong produksi tetap berjalan, pemerintah juga memberikan bantuan benih gratis.

Benih tersebut diberikan bagi para petani yang belum mendaftar asuransi tapi mengalami kondisi gagal panen. “Nah kalau yang belum asuransi tapi kena banjir dan fuso, supaya cepet produksi kita kasih bantuan benih gratis,” ujarnya. (*)